2 Nelayan Korban Kapal Tenggelam di Rokan Hilir Ditemukan Tewas

Antara ยท Kamis, 16 Juli 2020 - 18:15:00 WIB
2 Nelayan Korban Kapal Tenggelam di Rokan Hilir Ditemukan Tewas
Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad korban yang tenggelam di Pantai Widarapayung, Kecamatan Binangun, Cilacap, Jateng, Jumat (3/7/2020). (Foto: SAR Cilacap)

PEKANBARU, iNews.id - Tim SAR gabungan menemukan dua nelayan korban kapal tenggelam di perairan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau, Kamis (16/7/2020). Kedua korban atas nama Surya dan Ono. Mereka ditemukan tim SAR gabungan dalam kondisi tewas pada jarak 2,22 kilometer dari tempat kejadian kapal tenggelam.

Humas Kantor Basarnas Pekanbaru, Kukuh Widodo mengatakan, dua nelayan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

“Kedua korban sudah dievakuasi dan dibawa ke RSUD Pratomo Kabupaten Rohil,” katanya.

Kapal pencari ikan karam pada Rabu (16/7/2020) dini hari di perairan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Provinsi Riau, mengakibatkan dua nelayan hilang. Korban yang masih dalam pencarian bernama Surya dan Ono.

Kronologi kejadian berawal saat empat nelayan yang sedang menebar jaring di Dermaga Syahbandar Rohil pada Selasa (14/7/2020) malam. Setelah menebar jaring mereka beristirahat di dermaga sambil menunggu jaring.

Setelah kapal ditambat, tidak disadari keempat nelayan tersebut tertidur, sehingga air surut tidak diketahui sampai akhirnya kapalnya karam.

Tim SAR gabungan sempat terkendala dalam proses pencarian dua nelayan yang hilang karena lokasi perairan tersebut banyak buaya muara.

"Kendala di lapangan adanya predator dan arus pasang surut sungai Rokan sangat deras. Predator itu maksudnya buaya, jadi kita harus ekstra hati-hati," katanya.

Karena lokasi pencarian yang dinilai sangat rawan, maka tim SAR tidak bisa melakukan penyelaman di perairan tersebut saat melanjutkan proses pencarian.

"Risikonya besar kalau menyelam, di samping air keruh kan banyak predatornya," katanya.

Proses pencarian melibatkan tim SAR gabungan yang terdiri dari personel TNI AL dua orang, Polair Rohil 10 orang, BPBD Rohil tiga orang, masyarakat 30 orang, serta Unit Siaga SAR Kabupaten Rohil.

Editor : Kastolani Marzuki