2 Karyawan PDAM Tebo Ditangkap karena Kasus Pemerasan Bermodus Video Seks

Budi Utomo ยท Rabu, 29 Juli 2020 - 14:34 WIB
2 Karyawan PDAM Tebo Ditangkap karena Kasus Pemerasan Bermodus Video Seks
Tim Cyber Crime Polda Metro Jaya dan Tim Sultan Sat Reskrim Polres Tebo mengamankan kedua tersangka pemerasan di Kabupaten Tebo, Jambi, Selasa malam (29/7/2020). (Foto: iNews/Budi Utomo)

TEBO, iNews.id - Dua oknum karyawan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tebo, Provinsi Jambi, ditangkap tim Cyber Crime Polda Metro Jaya dan Tim Sultan Sat Reskrim Polres Tebo. Keduanya tersangka tindak pidana pemerasan atau pengancaman dengan modus video seks.

Tersangka yakni ,YA (27), warga Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Tebo Tengah dan temannya ZA (25), warga Desa Medan Seri Rambahan, Kecamatan Tebo Ulu, Kabupaten Tebo. Keduanya diamankan Selasa (28/07/2020) sore.

"Dua pelaku ini kami tangkap di dua lokasi. Tersangka YA kami tangkap di tempat kerjanya sedangkan ZA ditangkap di jalan saat jalan hendak pulang ke rumah," kata Kasat Reskrim Polres Tebo AKP M Reidho Syawaluddin Taufan, Rabu (29/7/2020).

Dalam aksinya, kedua pelaku mencari calon korban untuk diperas lewat media sosial. Setelah korban percaya bahwa pelaku perempuan, mereka saling bertukar nomor handphone. Komunikasi berlanjut dengan saling video call. Para pelaku lalau mengajak korban melakukan video call sex dan merekamnya.

Korban akhirnya sadar sedang video call dengan laki-laki. Dengan video call sex tersebut, para pelaku memeras dan mengancam para korban hingga puluhan juta rupiah.

Pengungkapan kasus ini berawal dari banyaknya laporan masyarakat yang mengaku menjadi korban pemerasan dan pengancaman. Atas laporan tersebut, anggota Cyber Crime Polda Metro Jaya bersama Tim Sultan Sat Reskrim Polres Tebo langsung bergerak dan melakukan penyelidikan.

"Dari hasil penyelidikan, petugas mendapat informasi salah satu pelaku sedang berada di tempat kerjanya di Kantor PDAM Tebo Kecamatan Tebo Tengah," katanya.

Petugas langsung melakukan pengintaian dan berhasil mengamankan pelaku YA. Selanjutnya, dari hasil pengembangan diketahui pelaku YA beraksi bersama rekan kerjanya ZA. Polisi kemudian menangkap ZA saat perjalanan pulang ke rumahnya di Desa Medam Seri Rambahan.

Kasat menjelaskan, dari kedua tangan pelaku, pihaknya berhasil mengamankan dua unit ponsel, satu kartu ATM, dan dua buku tabungan bank yang diduga hasil pemerasan. Saat ini kedua pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Polres Tebo guna penyidikan lebih lanjut.

"Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 7 (1) huruf d, Pasal 5 (1b),angka 1, Pasal 11, Pasal 16, Pasal 17, Pasal 18, dan pasal 19 KUHP," kata Kasat.


Editor : Maria Christina