PEKANBARU, iNews.id - Warga Pekanbaru, Riau dipusingkan dengan kenaikan harga sembako yang terus meroket. Pemerintah diminta serius untuk mengendalikan harga kebutuhan hidup masyarakat tersebut.
Diana (27 tahun) warga Panam, Pekanbaru mengatakan, harga yang paling mencolok, yaitu cabai merah kering. Biasanya, kata dia cabai merah kering dijual Rp50.000 per kilogram, kini melonjak tajam.
"Saya kemarin belanja di Pasar Selasa Panam harga cabai sudah mencapai Rp120.000 per kilogramnya. Harga telur juga naik biasa per papan Rp48.000 kini sudah Rp55.000. Ini mulai dirasakan sejak pemilu dan terus merangkak naik," keluh Diana Rabu (13/3/2024)
Keluhan yang sama juga dirasakan oleh warga lainnya, Darto (50 tahun). Sembako seperti beras, kata dia untuk yang premium biasa dijual Rp14.000 per kilogram kini sudah mencapai Rp19.000 per kilogram.
"Saya baru beli tadi Belida Rp 19.000 per kilogram, Topi Koki juga sama harganya. Ini gimana, harga naik terus dari Rp 14.000, Rp16.000 kini sudah 19.000," keluh Darto warga Arengka.
Warga lainnya, Vivien (45 tahun) menuturkan, hampir semua kebutuhan pokok naik. Warga Sukajadi ini meminta pemerintah kota, provinsi maupun pusat untuk serius menurun harga sembako yang jadi kebutuhan utama rakyat.
"Harga minyak goreng terus naik, ayam ras juga naik dari Rp22.000 per kilogram kini Rp32.000 ," keluhnya.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait