SAMARINDA, iNews.id - Wakil Bupati Samarinda, Muhammad Barkati, disebut menggelar acara hajatan pernikahan anaknya. Acara seperti ini dinilai bisa menjadi sumber penularan virus korona, karena ada 9.000-an undangan yang sudah disebarkan.
Ketua Ikatan Dokter Indonesia Kalimantan Timur (Kaltim), dr Nathaniel Tandiorogang menilai, dalam hajatan tersebut, Wakil Wali Kota Barkati mengundangan para PNS hadir. Padahal ada imbauan pemerintah untuk tetap berada di dalam rumah.
"Bagi kami yang bekerja di rumah sakit merusak moral para pekerja medis dan semua pihak yang sudah bekerja maksimal untuk ini (penanganan korona)," kata dia dalam surat terbuka di media sosial, Sabtu (21/3/2020).
Sementara itu, Wakil Wali Kota Barkati mengatakan, persiapan acara pernikahan sudah dilakukan matang. Keluarga besar mempelai pengantin akan menggelar acara tersebut pada Minggu (22/3/2020) besok.
"Baik mekanisme penerimaan tamu undangan, sudah disesuaikan dengan kondisi pada saat ini," kata Barkati.
Dia mengatakan, menyediakan peralatan dan fasilitas acara yang sudah disemprot dengan disinfektan oleh petugas. Dia juga akan mengikuti protap sesuai dengan ketentuan dari tim kesehatan.
"Wastafel cuci tangan disertai dengan sabun disinfektan," tambahnya.
Selain itu, ada alat screening pengukur suhu tubuh juga ada di setiap pintu masuk tamu undangan yang hadir di pernikahan anaknya. Barkati mengklaim telah menugaskan petugas dan sarana medis.
"Hand sanitizer sepanjang jalan labirin, setiap area, meja konsumsi, area pelaminan, pintu keluar, dan mobile. Juga ada empa orang tim dokter, empat tenaga kesehatan, ruang perawatan dan satu ambulans," ujar dia.
Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait