BNPB mengimbau untuk pemerintah daerah setempat dan masyarakat dapat mempersiapkan rencana kesiapsiagaan dengan membersihkan daerah resapan dan saluran air, peninjauan kekuatan infrastruktur rumah warga yang terletak di wilayah berpotensi banjir secara berkala. Kemudian meningkatkan kewaspadaan dengan memeriksa prakiraan cuaca dari laman BMKG serta potensi bencana melalui inaRISK yang kemudian dapat diinformasikan kepada masyarakat sekitar melalui jejaring komunikasi.
Kepala BPBD Ngada Bernat Ferdinan Bura menambahkan, banjir bandang terjadi mulai Jumat malam pukul 23.00 WITA. Saat kejadian, hujan lebat melanda dari sore hingga malam hari.
"Korban jiwa ada satu orang anak kecil. Lalu pasangan suami istri yang hilang, namun satu sudah ditemukan meninggal. Ada juga warga yang luka patah tulang sudah ditangani," ujarnya, Sabtu (4/9/2021).
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait