Identitas dokter residen ditemukan tewas di Siak terungkap sebagai Alex Kristo Lotis, dokter PPDS Universitas Riau yang bertugas di RSUD Tengku Rafian. (Foto: iNews TV/ELI SUWANTI)

SIAK, iNews.id - Identitas dokter residen yang ditemukan tewas di area semak-semak samping RSUD Tengku Rafian Siak, Riau, akhirnya terungkap. Korban bernama Alex Kristo Lotis, residen anestesi yang sedang menjalani Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPSD) dari Universitas Riau (Unri).

Jasad Alex ditemukan dalam posisi telentang di semak-semak yang berada di samping pagar rumah sakit, Selasa (14/7/2026) siang. Penemuan tersebut menggegerkan warga dan pegawai RSUD Tengku Rafian Siak.

Kasat Reskrim Polres Siak AKP Raja Kosmos Parmulais mengatakan, polisi menerima laporan dari masyarakat mengenai penemuan sesosok mayat di samping pagar rumah sakit pukul 11.30 WIB. Petugas kemudian mendatangi lokasi dan mengidentifikasi korban.

“Tadi kami dapat laporan masyarakat ditemukan sosok mayat di samping pagar RSUD. Setelah kami cek ditemukan identitas mayat yakni Alex Kristo Lotis,” ujarnya, Rabu (14/7/2026).

Menurut AKP Raja, Alex merupakan dokter PPDS anestesi yang sedang menjalani pendidikan sekaligus bertugas di RSUD Tengku Rafian Siak. Korban dikirim Universitas Riau dan mulai menjalani penugasan sejak 1 Juli 2026.

“Beliau ditugaskan di sini (RSUD Tengku Rafian Siak) dalam rangka belajar sejak 1 Juli lalu dari Universitas Riau,” katanya.

Saat ditemukan, korban masih mengenakan pakaian rapi berupa kemeja biru muda dan celana panjang. Tas serta sejumlah barang pribadi milik Alex juga ditemukan di sekitar lokasi.

Polisi memasang garis pengaman dan melakukan olah tempat kejadian perkaran di lokasi penemuan mayat. Sejumlah saksi turut dimintai keterangan untuk membantu mengungkap aktivitas korban sebelum ditemukan meninggal dunia.

Berdasarkan pemeriksaan awal, polisi belum menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Barang-barang pribadi Alex juga masih berada di lokasi dan tidak dilaporkan hilang.

“Dari olah TKP kami temukan barang- barang milik korban masih ada. Kemudian dari olah TKP belum ditemukan ada tanda-tanda kekerasan,” katanya.

Meski demikian, polisi belum menyimpulkan penyebab kematian dokter residen tersebut. Jenazah telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani pemeriksaan forensik.

“Jenazah sudah kami kirim ke RS Bhayangkara untuk autopsi,” katanya.

Penyelidikan masih dilakukan dengan mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti dari sekitar lokasi. Polisi menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab kematian Alex Kristo Lotis.


Editor : Donald Karouw

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network