Seorang nelayan di sekitar Perairan Buton dan Wakatobi dilaporkan hilang usai terjatuh dari kapal akibat tersambar petir. (Foto: Istimewa)
Antara

KENDARI, iNews.id - Nelayan bernama La Jamadin (55) dikabarkan hilang usai terjatuh dari kapalnya di perairan sekitar Kabupaten Buton dan Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra). Dia disebut terjatuh dari kapal akibat tersambar petir

"Kami menerima informasi tersebut dari Bapak La Ode Dila sebagai Kabid Kedaruratan BPBD Kabupaten Buton, yang melaporkan telah terjadi kecelakaan kapal yakni satu orang nelayan tersambar petir dan terjatuh dari longboatnya di sekitar perairan Buton dan Wakatobi," Kepala Basarnas Kendari Aris Sofingi di Kendari, Kamis (24/11/2022).

Aris menerangkan, usai menerima laporan tersebut, pihaknya kemudian memberangkatkan tim penyelamat dari Pos SAR Wakatobi untuk memberikan bantuan pencarian terhadap korban. Tim pun diberangkatkan menggunakan perahu karet ke lokasi korban terjatuh.

"Tim Rescue Pos SAR Wakatobi diberangkatkan menuju lokasi kejadian kecelakaan dengan menggunakan RIB untuk memberikan bantuan SAR. Jarak tempuh dari Pos SAR Wakatobi sekitar 37 mil laut," ujar dia.

Aris menyebut, pencarian korban yang merupakan warga Dusun Bantea, Desa Dongkala, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton itu melibatkan tim penyelamat dari Pos SAR Wakatobi, Polsek Pasarwajo, BPBD Buton, aparat Kecamatan Pasarwajo, aparat Desa Dongkala, Satpolair Polres Buton, nelayan sekitar, dan keluarga korban.

"Pencarian korban menggunakan satu unit RIB milik Pos SAR Wakatobi, perahu nelayan 10 unit dan peralatan pendukung keselamatan lainnya," jelas dia.

Sebelumnya, pada Rabu (23/11/2022) sekitar pukul 03.00 WITA korban dilaporkan keluar mencari ikan dengan menggunakan perahu panjang di sekitar perairan antara Desa Koholimombono Kecamatan Wabula, Buton dengan Karang Kapota Kabupaten Wakatobi.

Sekitar pukul 11.00 WITA, nelayan lainnya melihat korban dari kejauhan sedang melakukan engkol mesin perahunya, namun tiba-tiba petir yang didahului hujan deras langsung menyambar korban. Selanjutnya saksi bersama tiga orang rekannya berusaha mendekati lokasi kejadian kecelakaan dan melihat korban sudah tidak berada di atas perahu panjangnya.

Pencarian telah dilakukan oleh nelayan sekitar dan keluarga korban. Namun hingga informasi kehilangan diterima Basarnas Kendari, hasilnya nihil.


Editor : Rizky Agustian

BERITA TERKAIT