Keluarga korban pembunuhan KKB di Pegunungan Bintang saat menunggu kedatangan peti jenazah di kampung halaman, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara. (Foto : iNews/Andhy Eba)
Andhy Eba

MUNA, iNews.id - Keluarga korban pembunuhan kelompok kriminal bersenjata (kkb) di Kampung Mangabib, Distrik Oksebang, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan larut dalam kesedihan. Mereka menunggu kepulangan ketiga jenazah dalam peti di kampung halaman, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara.

Ketiga korban KKB yakni Nazman alias La Aman (39), La Ati (40) dan La Usu (20). Jenasah para korban diterbangkan dari Papua menuju Muna, Sultra, Kamis (8/12/2022).

Pantauan iNews di salah satu rumah duka, keluarga dan kerabat setempat tampak sedang membangun bangsal dan tenda. Mereka menanti kedatangan jenazah La Aman di Desa Tentiro, Kecamatan Nabalano, Kabupaten Muna.

"Kami berterima kasih kepada pemerintah yang sudah mengurus kepulangan jenazah. Kami juga punya harapan ke depan kejadian seperti ini dapat menjadi perhatian pemerintah," ujar Tri Murti, keluarga almarhum La Aman.

Dia menuturkan, jenazah diagendakan tiba di kampung halaman melalui Bandara Haluoleo Kendari dan dilanjutkan perjalanan ke Kabupaten Muna, Kamis (8/12/2022) sore.

Keterangan keluarga, almarhum La Aman meninggalkan kampung halaman kurang lebih 3 tahun. Dia merantau ke Papua untuk bekerja demi membiayai kedua anaknya yang masih menempuh dunia pendidikan.

"Anaknya yang besar baru masuk kuliah, sekarang sudah dalam perjalanan pulang dari Kendari. Yang kecil masih duduk di kelas dua SD," katanya.

Diketahui, serangan KKB terjadi di Kampung Mangabib, Distrik Oksebang, Pegunungan Bintang, Senin (5/12/2022). Berdasarakan informasi, korban tertembak saat sedang menunggu penumpang di pangkalan ojek. Selain La Aman, dua korban lainya yang berasal dari Kabupaten Muna dan Muna Barat.


Editor : Donald Karouw

BERITA TERKAIT