Diketahui sejak Kamis (2/11/2023) pagi ratusan warga bersenjata tajam berkumpul di perbatasan dusun. Reaksi warga ini dipicu adanya informasi akan ada massa dari pihak penggugat.
Sejumlah polisi dan Babinsa turun tangan berupaya menenangkan warga. Rencana peninjauan sementara oleh pihak pengandilan negeri terpaksa dibatalkan karena situasi semakin tidak kondusif.
Menurut salah seorang warga, gugatan lahan sengketa dari pihak yang lain merupakan kedua kalinya dan gagal dilakukan karena faktor keamanan.
Meski sempat mengcekam sejak Kamis pagi hingga malam tadi, kini kondisi di lokasi berangsur aman. Bahkan, warga mulai berktivitas seperti biasanya.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait