Anggota TNI Kodim 1603 Sikka, NTT memukul warga. Pemukulan terjadi saat warga Dusun Lodong, Desa Runut, melakukan protes pemasangan pilar (Joni Nura/MNC Portal)
Joni Nura

SIKKA, iNews.id - Anggota TNI Kodim 1603 Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) diduga memukul warga. Pemukulan ini terjadi saat warga Dusun Lodong, Desa Runut, Kecamatan Waigete melakukan protes pemasangan pilar.

Dari pantauan di lokasi, saat warga melakukan aksi protes terhadap aparat yang memasang pilar di lokasi tanah HGU Desa Runut, terlihat anggota TNI memukul warga.

Saat itu, pria berbadan tegap dan mengenakan seragam loreng itu memukul warga sebanyak satu kali. Kejadian itu langsung dipisah oleh anggota lainnya. Namun, pelaku pemukulan itu terus mencoba memukul korban.

Sementara itu, korban pemukulan bernama Yosep Felis mengatakan, dirinya tak tahu kenapa dipukul.

"Saya juga kurang tahu pak, dia langsung pukul, main pukul," kata Yosep, Selasa (18/1/2022).

Yosep menambahkan, dirinya dipukul sekali oleh anggota TNI itu.

"Dipukul sekali tadi di wajah," katanya.

Akibat pemukulan itu, Yosep mengalami luka di wajahnya. Sementara warga masih berjaga di lokasi.

"Semua warga tidak boleh melakukan bersifat anarkis," kata salah satu tokoh masyarakat lewat pengeras suara.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto

BERITA TERKAIT