JAKARTA, iNews.id – Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menurunkan status Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), dari Level III (Siaga) menjadi Level II (Waspada) pada Rabu (16/9/2026).
Keputusan penurunan status gunung api tersebut diambil berdasarkan hasil evaluasi menyeluruh terhadap pemantauan visual, instrumental, serta deformasi hingga pertengahan September 2026.
Kepala Badan Geologi, Lana Saria mengatakan penurunan tingkat aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki terjadi seiring kecenderungan penurunan aktivitas vulkanik hingga pertengahan September 2026.
"Dengan mempertimbangkan perkembangan tersebut, tingkat aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki diturunkan dari Level III (Siaga) menjadi Level II (Waspada)," kata Lana dalam keterangannya, Rabu (16/9/2026).
Lana menjelaskan, penurunan aktivitas vulkanik ditunjukkan oleh berkurangnya aktivitas erupsi di permukaan, tidak terekamnya gempa erupsi sejak awal September, menurunnya beberapa jenis kegempaan di zona dangkal, serta tidak teramatinya pola inflasi berdasarkan pengamatan deformasi GNSS maupun tiltmeter.
"Erupsi terakhir terjadi pada 31 Agustus 2026 pukul 12.53 WITA menghasilkan kolom erupsi sekitar 300 meter di atas puncak. Setelah kejadian tersebut, hingga periode evaluasi pertengahan September tidak teramati kembali aktivitas erupsi," kata Lana.
Meski aktivitas erupsi menurun, Lana mengatakan aktivitas di dalam tubuh gunung api masih berlangsung. Karena itu, potensi erupsi tetap ada meski dengan skala yang lebih kecil.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait