SUMBA BARAT DAYA, iNews.id - Masyarakat Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT) kini semakin mudah mengakses layanan kesehatan. Sebab baru-baru ini, telah dibuka Pusat Kesehatan Perindo (PUSKESPRIN) di Desa Kadi Wano, Kecamatan Wewewa Timur.
Fasilitas pelayanan kesehatan tersebut diresmikan langsung Wakil Bupati Sumba Barat Daya, Dominikus Rangga Kaka, sebagai bagian dari upaya memperluas jangkauan layanan medis bagi masyarakat di wilayah pedesaan.
Peresmian ini dihadiri Ketua DPD Partai Perindo Kabupaten Sumba Barat Daya Yusuf Bora juga turut hadir. Dia menegaskan bahwa pendirian PUSKESPRIN merupakan wujud konkrit kehadiran Partai Perindo dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di bidang kesehatan.
“Semoga pusat kesehatan Partai Perindo yang diresmikan ini dapat menjadi perpanjangan tangan untuk membantu masyarakat setempat agar terwujud masyarakat yang sejahtera,” ujar Yusuf Bora dalam sambutannya.
Yusuf Bora yang juga merupakan Wakil Ketua II DPRD, menyampaikan harapannya agar aset yang telah dibangun tersebut dapat dijaga dan dirawat secara bersama-sama oleh masyarakat Desa Kadi Wano.
Menurutnya, rasa memiliki warga menjadi kunci agar fasilitas kesehatan dapat berfungsi dalam jangka panjang dan memberikan manfaat berkelanjutan. Selain itu, dia mendorong agar pelayanan kesehatan di tingkat desa dapat berlangsung lebih efisien dan mampu menjangkau seluruh warga yang membutuhkan.
Yusuf menilai keberadaan PUSKESPRIN dapat memangkas jarak tempuh masyarakat untuk memperoleh layanan medis dasar, sekaligus menjadi pintu masuk penguatan sistem kesehatan di wilayah tersebut.
“Harapan kami, pemerintah bisa segera membantu melengkapi kebutuhan pusat kesehatan ini, baik dokter, tenaga kesehatan lainnya, maupun alat pemeriksaan yang masih belum lengkap,” katanya.
Pada kesempatan itu pula dibahas rencana melakukan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan pemerintah daerah guna mendukung kebutuhan PUSKESPRIN. Langkah ini diperlukan demi pemenuhan sumber daya manusia kesehatan dan alat-alat medis untuk pelayanan masyarakat.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait