Gol itu diprotes oleh para pemain lantaran lebih dulu melakukan pelanggaran hingga berujung gol. Perdebatan pun berlangsung tegang antara wasit dengan pelatih.
Tak terima keputusan wasit, ratusan suporter dari kedua tim merangsek ke lapangan. Polisi yang kalah jumlah berusaha meredakan emosi suporter agar tak berbuat anarkis.
"Jujur saya tidak ada kepentingan lain, dan ini riil karena aturan," kata wasit Muhammad Al Mukminin.
Tak mau berakibat fatal, panitia pertandingan memutuskan menyudahi pertandingan. Polisi pun membubarkan para suporter yang masuk ke lapangan.
"Dalam setiap kegiatan olah raga pasti tujuannya sama sportifitas. Bahwa sebuah proses perlombaan apa pun pemenangnya cuma satu," ujar Airin, mantan Wali Kota Tangerang Selatan yang menggagas Kerbau Cup 2022.
Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait