Usai acara, Plt Wali Kota Madiun, Bagus Panuntun, menyampaikan apresiasi kepada seluruh perguruan pencak silat yang telah berpartisipasi dan menampilkan pertunjukan terbaik dalam kirab yang baru digelar perdana tersebut dan berlangsung aman.
"Perdana, cuaca cerah, berjalan lancar, seluruh perguruan pencak silat sudah menampilkan seluruh rangkaian ini dengan baik. Kami dari pemerintah kota tentunya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak terkait, Forkopimda, seluruh perguruan pencak silat, dan masyarakat yang telah mendukung kegiatan ini," ucap Bagus, Kamis (25/6/2026).
Orang nomor satu di Pemkot Madiun itu menuturkan bahwa kirab budaya pencak silat bukan hanya menjadi bagian dari perayaan hari jadi Kota Madiun, tetapi juga menjadi sarana untuk menunjukkan kepada masyarakat luas bahwa kehidupan perguruan pencak silat di Kota Madiun berlangsung harmonis, penuh persaudaraan serta kerukunan.
"Kirab pencak silat ini ingin memberitahukan bahwa Kota Madiun sebagai Kota Pendekar bisa menjadi percontohan bagi daerah lain di Indonesia. Banyaknya perguruan pencak silat yang ada di Kota Madiun semuanya guyub rukun dan Madiun kotanya aman. Itu yang penting untuk kita sampaikan kepada daerah lain," katanya.
Rencananya, Pemerintah Kota Madiun akan menjadikan Kirab Budaya Pencak Silat sebagai agenda tahunan yang lebih besar. Bahkan, kegiatan tersebut diharapkan dapat berkembang menjadi event pencak silat berskala nasional yang mampu semakin mengukuhkan Kota Madiun sebagai pusat budaya pencak silat di Indonesia.
"Insya Allah tahun depan sudah kami rencanakan lebih besar dan semoga konsep yang tahun depan bisa menjadi event setingkat nasional," tuturnya.
Sementara itu, masyarakat menyambut baik gelaran kirab budaya pencak silat. Selain menunjukkan identitas Kota Madiun sebagai Kota Pendekar, kirab budaya pencak silat ini berpotensi menjadi kegiatan yang menarik wisatawan sehingga bisa meningkatkan perekonomian warga Kota Madiun.
"Ini kan semakin meligitimasi Madiun sebagai Kota Pendekar, ya, apalagi aman. Saya bayangkan kalau event ini digelar rutin dan lebih besar, pasti yang berkunjung di sini lebih banyak, utamanya dari luar kota dan digelar pada hari libur. Pasti perputaran ekonominya tinggi. UMKM dan pedagang kecil pasti senang karena dagangannya laku keras," ujar Wahyu, warga Manguharjo di lokasi usai acara.
Editor : Rizqa Leony Putri
Artikel Terkait