“Total ada tujuh bus. Lima dari pemkot, dua dari Pelindo,” tutur Bagus dengan senyum ramahnya yang khas.
Berbeda dengan program tahun sebelumnya yang lebih banyak mengakomodasi arus mudik, kali ini sebaliknya. Orang nomor satu di Pemkot Madiun itu menjelaskan, program ini khusus untuk arus balik, sekaligus wujud komitmen Pemkot Madiun dalam memberikan pelayanan kepada warga, khususnya di momen lebaran.
“Ini memang khusus arus balik. Beberapa peserta juga sebelumnya ikut mudik gratis dari provinsi. Peserta diberangkatkan ke dua tujuan utama. Tiga bus menuju Jakarta, sementara empat bus lainnya menuju Surabaya," katanya.
Sebagai pemimpin daerah bertajuk Kota Pendekar, Bagus berharap ke depan program gratis serupa dapat ditingkatkan, baik untuk arus mudik maupun balik. Namun demikian pihaknya juga meminta semua pihak memahami terbatasnya pelaksanaan pada tahun ini karena efisiensi anggaran, serta tetap bersyukur karena program tetap berjalan dengan dukungan berbagai elemen, termasuk Pelindo.
“Tahun ini hanya bisa balik gratis karena ada efisiensi anggaran dari pemerintah pusat. Alhamdulillah tetap bisa berjalan dan terbantu dengan kolaborasi. Termasuk dukungan dari Pelindo," ucapnya.
Editor : Rizqa Leony Putri
Artikel Terkait