Puncak acara ditandai dengan menyalakan Obor Api Madiun Berkilau oleh Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun. Api abadi pada obor tersebut dijadwalkan akan terus menyala selama satu bulan penuh, terhitung mulai 20 Juni hingga 20 Juli 2026.
Plt Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, optimistis prosesi peringatan Hari Jadi ke-108 Kota Madiun, memberikan nyawa baru dalam setiap momentum peringatan. Hal ini terinspirasi dari Patung Kolonel Marhadi.
“Patung Kolonel Marhadi dan Kolonel Marhadi adalah salah satu pahlawan yang bisa menjaga warisan perjuangan. Kota Madiun, Kota pendekar. Kami tidak ingin sebutan kota pendekar hanya slogan,” ucapnya.
Menurutnya, Kota Madiun selama ini dijaga oleh seluruh pendekar dari berbagai perguruan. Oleh karena itu dalam kirab-kirab panji, dikawal oleh seluruh perguruan pencak silat, dan seluruh elemen masyarakat.
“Baik legislatif, yudikatif dan juga seluruh tokoh agama dan juga masyarakat yang hadir pada kesempatan hari ini. Semangat perjuangan tidak boleh berhenti,” tuturnya.
Dia mengatakan bahwa 108 bukan hanya angka, melainkan bukti bahwa perjuangan tidak pernah berhenti.
Editor : Rizqa Leony Putri
Artikel Terkait