Di tengah pemantauan tersebut, BMKG memastikan personelnya telah bergerak ke sejumlah wilayah terdampak di NTT. Tiga unit pelaksana teknis BMKG yang berada di Pulau Flores juga telah berada di lokasi untuk membantu pemantauan dan penanganan pascagempa.
"Jadi ketika gempa terjadi memang staf BMKG sudah ada di lokasi, kita tersebar di 191 lokasi di Indonesia sehingga kita langsung bersama pementa daerah mengambil tindakan-tindakan ah penyelamatan, mendampingi BPBD, mendampingi tim SAR dan sebagainya," ucapnya.
BMKG akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, dan tim SAR untuk memantau kondisi di lapangan serta mendukung upaya penanganan dan pemulihan pascagempa.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait