Sebanyak tujuh WNA asal Timor Leste ditangkap petugas Imigrasi Atambua usai berbelanja di pasar tradisional Belu, NTT, karena masuk Indonesia secara ilegal. (Foto: Ilustrasi/Istimewa)
Antara

BELU, iNews.id - Kantor Imigrasi Atambua mengamankan tujuh warga negara asing (WNA) asal Timor Leste pada Rabu (23/11/2022). Mereka ditangkap usai belanja kebutuhan pokok di pasar tradisional Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Petugas Imigrasi menangkap ketujuh warga Timor Leste itu karena masuk ke wilayah Indonesia secara ilegal.

"Tujuh WNA tersebut masuk ke wilayah Indonesia di Kabupaten Belu tanpa memiliki dokumen perjalanan atau masuk secara ilegal," kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas IIA Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Atambua KA Halim, Kamis (24/11/2022).

Dia menyebutkan, WNA tersebut terdiri dari empat orang perempuan masing-masing berinisial AA (27), SS (24), TS (35) MML (35). Sedangkan tiga lainnya berjenis kelamin laki-laki di antaranya HDS (51), AG (28), DA (13).

Halim menjelaskan, mereka diamankan dalam operasi intelijen dalam rangka terciptanya kondisi stabilitas nasional sehingga meminimalisasi terjadinya pelanggaran keimigrasian.

Dalam kegiatan itu, Tim Inteldakim mendapatkan informasi dari masyarakat sering terjadi pelintasan wilayah perbatasan negara RI-Timor Leste secara ilegal di sekitar Haekesak.

Ketika dalam perjalanan ke lokasi, kata dia, tim mendapatkan informasi dari salah satu warga ada WNA asal Timor Leste yang masuk untuk berbelanja di Pasar Haekesak. Mendapat informasi dari sang informan, tim kemudian mengamankan empat orang yang hendak berangkat pulang dari pasar.

Setelah diinterogasi, mereka diketahui berasal dari Timor Leste yang masuk melalui wilayah Dilumil.

"Mereka masuk ke Indonesia untuk berbelanja kebutuhan pokok di Pasar Haekesak," ucapnya.

Halim menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan, diperoleh informasi masih ada WNA lain yang masuk bersama-sama mereka melalui jalur ilegal.

Tim kemudian langsung bergerak ke wilayah Pasar Lama yang merupakan terminal kedatangan dan keberangkatan dari Kota Atambua ke arah Haekesak dan sekitarnya untuk melakukan penelusuran.

Hasilnya, kata dia, tim mengamankan tiga orang lagi dan dibawa ke Kantor Imigrasi Atambua. Sehingga total sebanyak tujuh orang yang diamankan dalam operasi intelijen keimigrasian.

"Saat ini mereka sedang diperiksa oleh Tim Inteldakim dan dikoordinasikan dengan pihak Konsulat Timor Leste di Atambua untuk pemberian dokumen perjalanan untuk selanjutnya dideportasi ke negara asal," tuturnya.


Editor : Rizky Agustian

BERITA TERKAIT