Sekretaris BSKDN, Noudy RP Tendean dalam Seminar Penguatan BSKDN Kemendagri Menjadi Policy Hub di Jakarta Command Center BSKDN. (Foto: ist)

Dia memperkenalkan Logical Framework Analysis (LFA) sebagai alat sekaligus pendekatan yang mampu membantu merencanakan, mengelola, memonitor, dan mengevaluasi program berdasarkan logika sebab-akibat yang jelas. Rudi menjelaskan, kerangka ini menuntut kejelasan tujuan, indikator terukur, analisis risiko, hubungan sebab-akibat yang rasional, serta sistem monitoring yang solid.

Menurutnya, LFA sangat penting untuk memastikan kebijakan benar-benar menyelesaikan akar persoalan. Tanpa kerangka logis, kebijakan berpotensi hanya merespons gejala permukaan dan justru menimbulkan masalah baru. 

"Logical thinking juga sangat diperlukan untuk menghindari kebijakan disusun berdasarkan simtom-simtom saja, bukan dari akar masalahnya. Hal seperti akan membawa hambatan bagi terwujudnya kebijakan berbasis data yang tepat," kata Rudi.


Editor : Kastolani Marzuki

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network