Saat proses pendinginan dilakukan, petugas menemukan seorang pekerja gudang dalam kondisi mengenaskan, hangus terbakar di bawah atap seng. Identitas korban belum diketahui.
Korban diduga tersambar api ketika memindahkan BBM. Sementara itu, pekerja lain di gudang tersebut sudah melarikan diri sebelum petugas tiba.
Kepala Dinas Damkar Kota Jambi, Mustari Affandi mengatakan bahwa telah berkoordinasi dengan polisi untuk penanganan lebih lanjut.
Polisi kemudian memasang pengaman di lokasi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengevakuasi jasad korban ke rumah sakit untuk visum dan autopsi. Hingga kini, polisi masih menyelidiki siapa pemilik gudang yang diduga menjadi tempat penimbunan BBM ilegal tersebut dengan meminta keterangan sejumlah saksi.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait