"Kalau ditotal yang terbakar di Pelalawan hampir 1.000 hektatare kebakaran hutan dan lahan. Sekolah diliburkan karena asap sudah sangat pekat sehingga bisa mengganggu kesehatan anak-anak," ujar Zukri di lokasi.
Selain meliburkan sekolah, pemerintah daerah juga menyiapkan ribuan masker untuk dibagikan kepada masyarakat. Masker tersebut direncanakan mulai disalurkan dalam satu hingga dua hari ke depan.
Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan mencatat peningkatan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) sejak kabut asap mulai muncul dalam beberapa hari terakhir. Jumlah pasien ISPA dilaporkan telah melonjak hingga lebih dari 500 orang.
Pemerintah daerah masih melakukan penanganan kebakaran dan pemantauan kondisi udara. Upaya pemadaman terus dilakukan untuk mencegah kebakaran lahan gambut semakin meluas dan menekan dampak kabut asap terhadap masyarakat.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait