Setiap koleksi Ma.ja Watch dirancang dengan mengangkat nilai budaya dan kearifan lokal. Inspirasi tersebut tercermin dalam berbagai seri, mulai dari Srikandi yang terinspirasi dari pewayangan, hingga koleksi bertema alam dan daerah Indonesia seperti Bajo, Arjuna Srikandi, dan Kupu Sayap Renda. Nilai kesabaran, ketelitian, serta keunikan kriya buatan tangan menjadi ruh utama yang melekat pada setiap produk.
Namun, perjalanan Ma.ja Watch tidak lepas dari tantangan. Di awal usaha, edukasi pasar menjadi salah satu tantangan terbesar, mengingat jam tangan kayu masih tergolong produk yang belum umum di Indonesia. Selain itu, menjaga konsistensi kualitas produksi kriya juga memerlukan perhatian khusus.
Untuk bertahan dan terus berkembang, Ma.ja Watch fokus pada kualitas produk, penguatan storytelling, serta kolaborasi dengan pengrajin lokal. Inovasi desain dan pemanfaatan kanal digital turut menjadi strategi utama dalam memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan pemahaman konsumen terhadap produk jam tangan kayu.
Titik balik usaha dirasakan ketika Ma.ja Watch mulai dikenal sebagai brand jam tangan kayu dengan identitas Indonesia yang kuat dan mendapatkan kepercayaan dari berbagai komunitas, institusi, serta ajang pameran. Saat ini, Ma.ja Watch juga bermitra dengan Wonderful Indonesia sebagai bagian dari upaya meningkatkan brand awareness produk kriya lokal ke pasar yang lebih luas.
Produk Ma.ja Watch kini mencakup jam tangan pria, wanita, hingga kids series, serta produk turunan seperti strap kulit dan aksesori. Desain minimalis dan koleksi tematik budaya serta alam Indonesia menjadi produk yang paling diminati pasar.
Sejak bergabung dengan Rumah BUMN BRI wilayah Jakarta pada 2023, Ma.ja Watch merasakan dampak signifikan dalam pengembangan usahanya. Berbagai program pelatihan UMKM, pendampingan bisnis, serta keikutsertaan dalam expo dan pameran menjadi bekal penting dalam meningkatkan kapasitas dan profesionalisme usaha.
Editor : Anindita Trinoviana
Artikel Terkait