FLORES TIMUR, iNews.id - Gunung Lewotobi Laki-laki di Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami erupsi pada Rabu (22/4/2026) pukul 10.41 WITA. Letusan tersebut menyemburkan kolom abu setinggi kurang lebih 300 meter di atas puncak.
Petugas Pos Pengamatan Gunung Api, Bramantya Aji Putra Mahendra, melaporkan kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas sedang dan mengarah ke barat. Erupsi juga terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 2,9 mm dan durasi sekitar 104 detik.
"Terjadi erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki pada hari Rabu, 22 April 2026, pukul 10:41 WITA. Tinggi kolom letusan teramati ± 300 meter di atas puncak," tulisnya dalam laporan, Rabu (22/4/2026).
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan sejumlah rekomendasi kepada masyarakat di sekitar gunung. Warga dan wisatawan diminta tidak melakukan aktivitas apa pun dalam radius 4 kilometer dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.
Selain itu, masyarakat diimbau tetap tenang dan mengikuti arahan pemerintah daerah serta tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas kebenarannya. PVMBG juga mengingatkan potensi bahaya lain berupa banjir lahar hujan, terutama jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
Wilayah yang diminta waspada meliputi Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru dan Nawakote. Ancaman ini muncul karena material vulkanis di puncak gunung dapat terbawa aliran air hujan ke sungai-sungai di sekitarnya.
Bagi masyarakat yang terdampak hujan abu, disarankan menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut untuk menghindari gangguan pernapasan.
PVMBG juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan BPBD Provinsi NTT serta pemerintah daerah setempat dalam memantau aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki. Masyarakat diminta terus mengikuti informasi resmi guna mengantisipasi perkembangan aktivitas vulkanis.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait