Jumlah gempa tektonik lokal, gempa terasa, dan gempa tektonik jauh yang meningkat juga perlu diwaspadai. Badan Geologi mengingatkan, aktivitas tektonik regional dikhawatirkan dapat memengaruhi stabilitas dan aktivitas Gunung Ile Werung ke depan.
Potensi bahaya dari status Gunung Ile Werung yang kini berada di Level II Waspada antara lain letusan eksplosif yang dapat menghasilkan awan panas, aliran lava, lontaran batu pijar, dan gas beracun di kawasan puncak. Selain itu, tetap ada potensi aliran lava dan lontaran material dari bawah laut, terutama di sekitar Gunung Hobal dan Gunung Wetitar.
Dampak aktivitas vulkanik di sektor laut dapat berupa peningkatan muka air laut di sekitar pusat erupsi. Ancaman lain adalah gas-gas vulkanik beracun seperti CO₂, CO, dan SO₂ di area sekitar bualan yang berpotensi membahayakan masyarakat maupun nelayan.
Berdasarkan hasil pengamatan visual dan instrumental tersebut, Badan Geologi menetapkan status Gunung Ile Werung naik ke Level II Waspada. Masyarakat, pengunjung, dan pendaki direkomendasikan untuk tidak mendekati kawah dalam radius 2 km dan berhati-hati terhadap aktivitas di sekitar lokasi bualan bawah laut.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait