“Secara umum, kesiapan dan kemampuan sudah cukup baik, namun tetap perlu ditingkatkan, terutama dari sisi safety dan respons kecepatan penanganan terhadap peristiwa yang terjadi," tambahnya.
Tidak hanya kesiapan personel, Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun juga meninjau langsung kesiapan peralatan penanggulangan bencana milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Palang Merah Indonesia (PMI), serta Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI).
Bagus menyebut bahwa secara umum kebutuhan peralatan masih mencukupi, meskipun ke depan akan terus dilakukan penambahan sesuai kebutuhan dan anggaran.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan dedikasi semua pihak. Kolaborasi ini harus terus diperkuat agar penanganan bencana di Kota Madiun semakin optimal,” tuturnya.
Dalam apel siaga tersebut, juga dilaksanakan simulasi penanganan kebakaran di gedung bertingkat hingga evakuasi korban yang berada di ketinggian bangunan.
Kolaborasi yang diamanahkan Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun dalam penanganan bencana diterapkan langsung pada simulasi tersebut. Personel pemadam kebakaran bergerak cepat memadamkan api.
Di sisi lain, tim BPBD mempersiapkan tali panjang dan papan pengikat untuk mengevakuasi korban yang terjebak kebakaran. Usai korban berhasil dievakuasi, tim medis segera memberikan pertolongan pertama dan ambulans langsung bergerak membawa korban yang memerlukan penanganan ke rumah sakit terdekat.
Editor : Rizqa Leony Putri
Artikel Terkait