Wali Kota Madiun Maidi tetap janjikan bonus Rp500 juta bagi kelurahan yang zero sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). (Foto: dok Pemkot Madiun)

MADIUN, iNews.id – Pemerintah Kota Madiun memastikan arah pengelolaan sampah ke depan akan bertumpu pada Tempat Pengolahan Sampah dengan prinsip Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Wali Kota Madiun Maidi mengatakan, TPS3R menjadi opsi paling realistis dan efektif, mengingat produksi sampah kota tidak mencapai 1.000 ton per hari.

Menurutnya, Kota Madiun menghasilkan sampah hanya sekitar 100 sampai 150 ton per hari. Jumlah itu tidak bisa digunakan untuk teknologi pembangkit listrik dari sampah.

“Artinya Kota Madiun harus TPS3R, sampah itu harus dipilah-pilah dan setiap hasil pilahan harus punya fungsi,” ujar Maidi, Jumat (28/11/2025).

Wali Kota peraih Doktor Administrasi Publik tersebut menekankan, implementasi 3R bukan program dadakan, melainkan bagian dari pembangunan berkelanjutan yang telah disusun bertahap.

Dia bahkan memaparkan program tersebut dalam forum SDGs di Bappenas, hingga mengantarkan Kota Madiun meraih juara nasional.

“Ini terprogram, tidak boleh grusa-grusu. Pembangunan berkelanjutan harus betul-betul berlanjut. Tidak hanya selesai satu masalah lalu muncul masalah baru. Kota ini harus berkelanjutan semua,” katanya.


Editor : Anindita Trinoviana

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2 3
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network