Kapolda NTB Irjen Mohammad Iqbal (dok iNews.id)
Puteranegara Batubara

JAKARTA, iNews.id - Kapolda NTB Irjen Mohammad Iqbal masuk dalam jajaran kapolda yang mendapat penugasan baru oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Dia mendapat penugasan sebagai Kapolda Riau

Mendapat penugasan baru, Iqbal menyebut dirinya merasa bersyukur mendapat tugas di Bumi Lancang Kuning itu. 

"Saya bersyukur dipercaya lagi oleh Bapak Kapolri menjadi perpanjangan tangan beliau di salah satu provinsi Indonesia, yakni Riau. Riau bagi saya bukan daerah yang asing. Saya seperti pulang ke kampung halaman," kata Iqbal saat dihubungi awak media, Jakarta, Sabtu (18/12/2021).

Iqbal menceritakan, Riau merupakan lokasi yang menjadi saksi untuk pertama kalinya menduduki jabatan usai lulus Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada tahun 2000. Ketika itu, Iqbal masih berpangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP). 

Dia berdinas di Riau selama lima tahun. Sejumlah jabatan yang pernah diduduki selama di Riau yakni Kasatlantas Polresta Pekanbaru, Wakapolres Dumai, serta Koorspri Kapolda Riau. 

Pada 2005 Iqbal menjalani Sekolah Perwira Menengah (Sespimen) sehingga harus meninggalkan Riau. Selama lima tahun itu, kata Iqbal, banyak berinteraksi di Riau. 

Alumnus Akademi Kepolisian 1991 itu bahkan mengutarakan anak keduanya, Muhammad Sulthan Al-Rizky lahir di Kota Pekanbaru. Jalan historis ituyang membuat dirinya sangat kenal dan dekat dengan Riau, baik dari aspek geografis, sosial, kultur, budaya, serta masyarakatnya. 

"Memori saya terhadap Riau bahkan masih sangat hangat terasa. Namun sebagai insan Bhayangkara, kehormatan kami yang utama ialah berkorban demi masyarakat, bangsa, dan negara. Saya juga mengharapkan kerja samanya dengan stakeholder, terutama masyarakat Riau untuk menerima saya kembali," ujar mantan Kadiv Humas Polri ini. 

Mantan Wakapolda Jawa Timur ini mengatakan, kerja sama itu sangat penting mengingat Indonesia masih dalam suasana pandemi Covid-19. Dia menyatakan akan terus mengawal program pemerintah pusat dan daerah dalam penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional. 

Selain itu, Iqbal mengatakan isu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) juga menjadi prioritas.


Editor : Reza Yunanto

BERITA TERKAIT