Hingga Senin petang, gumpalan abu dan asap Karhutla terpantau masih menyelimuti kompleks kawasan Bandara Juwata Tarakan.
Meski demikian, pihak bandara melaporkan jarak pandang secara bertahap mulai menunjukkan peningkatan membaik hingga di atas 1.000 meter. Pihak pengelola bandara terus memantau fluktuasi jarak pandang guna memastikan keamanan seluruh jadwal penerbangan berikutnya.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait