Pj Sekda Sultra Asrun Lio menerima kedatangan Asisten Operasi Survei dan Pemetaan Komandan Pushidros TNI AL, Laksamana Pertama TNI Dyan Primana Sobaruddin di Kendari, Sabtu (23/7/2022). (Foto: Antara).
Antara

KENDARI, iNews.id - Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Asrun Lio menerima kedatangan Asisten Operasi Survei dan Pemetaan Komandan Pusat Hidrografi dan Oseanografi (Pushidros) TNI AL, Laksamana Pertama TNI Dyan Primana Sobaruddin di Kendari, Sabtu (23/7/2022). Pada kesempatan itu Dyan Primana menyerahkan peta laut kepada Asrun Lio.

Dyan Primana Sobaruddin didampingi Paban, Letkol Pelaut Priyono Saputro, Komandan Pangkalan TNI AL Kendari Kolonel Pelaut Iwan Iskandar dan beberapa perwira TNI AL.

Lio mengapresiasi dan penghargaan tinggi kepada lembaga itu karena terus berkarya dan berkontribusi nyata dalam bidang hidrografi dan oseanografi daerah, nasional dan internasional.

"Peta laut wilayah Sultra yang diserahkan ini sangat dibutuhkan, mengingat sebagian wilayah kita berupa kepulauan dan laut sebagai penghubung," ujar Lio.

Dalam pembangunan di wilayahnya, terutama berkaitan perairan dan kelautan dia terus berkoordinasi dan melibatkan pihak berkompeten. Di antaranya, kata dia pembangunan Jalan Kendari-Toronipa, yang mendapatkan bantuan analisa dari Pangkalan TNI AL Kendari, termasuk harus mendapatkan izin karena pembangunan jalan itu melintasi wilayah instalasi militer itu.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada TNI AL karena turut mendukung program pembangunan pemerintah daerah termasuk di Sultra. Penyerahan peta laut ini juga bentuk kerja sama dengan Pangkalan TNI AL Kendari berkaitan penanganan teritorial laut kita," ucapnya.

Menurutnya, peta laut Sultra sangat berharga dan berguna, sekaligus bentuk dukungan TNI AL pada pembangunan nasional yang juga terlaksana di provinsi itu. Misalnya, lanjut dia pembangunan infrastruktur data spasial nasional yang salah satunya peta laut.

"Kita tahu bersama bahwa hidrografi merupakan bidang ilmu tentang pemetaan laut dan pesisir. Dan hasilnya juga bisa dipakai untuk referensi khusus tujuan navigasi termasuk perencanaan pembangunan," katanya.

Dia menilai, Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL lembaga hidrografi dan oseanografi nasional yang telah berkontribusi banyak pada bidang hidrografi bahkan sejak masa Hindia Belanda.

"Jadi perannya dalam mendukung pembangunan nasional termasuk pertahanan negara tidak diragukan lagi, mulai dari sebagai dasar diplomasi batas maritim, yurisdiksi NKRI kita, pemberian perlindungan lingkungan laut, dan masih banyak lagi," ucapnya.


Editor : Kurnia Illahi

BERITA TERKAIT