Kabut asap akibat karhutla menyelimuti langit Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (16/10/2026). (Foto: iNews).

KENDARI, iNews.id - Pemerintah Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi siswa TK, PAUD, SD, hingga SMP pada 16–23 Oktober 2026. Kebijakan ini diambil untuk melindungi kesehatan siswa dari paparan kabut asap yang diduga berasal dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di provinsi tetangga.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran mengatakan, penerapan PJJ merupakan langkah antisipasi terhadap penurunan kualitas udara akibat kabut asap. Pemerintah daerah mengambil kebijakan tersebut untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan pada siswa.

"Ini untuk mengantisipasi terjadinya dampak dari karhutla dan yang tidak inginkan juga anak-anak kita terserang penyakit," ujar Siska, Jumat (16/10/2026).

Selama pembelajaran berlangsung dari rumah, sekolah tetap diwajibkan memberikan materi pelajaran dan tugas kepada siswa. Dengan demikian, kegiatan belajar mengajar tetap berjalan meski siswa tidak mengikuti pembelajaran secara langsung di sekolah.


Editor : Kurnia Illahi

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network