Plt Wali Kota Madiun Bagus Panuntun bersepeda sambil meninjau sejumlah lokasi yang akan disulap menjadi destinasi wisata. (Foto: dok Pemkot Madiun)

Menurut Bagus, dikawasan itu akan difokuskan bagi pelaku ekonomi kreatif. Namun aktivitas pedagang kaki lima tetap difasilitasi tempat, namun di area lain agar kawasan utama tetap nyaman bagi pejalan kaki.

‎“Jadi nanti steril untuk pejalan kaki. Parkir kita siapkan di sisi utara atau di stadion,” ucapnya.

‎Rombongan kemudian meninjau Lapangan Gulun, lapak UMKM, hingga Puskesmas Pembantu (Pustu) Kejuron. Dari pengamatan langsung itu, Bagus menindaklanjuti masukan warga bahwa akses masuk kurang ramah bagi masyarakat.

‎“Kemarin ada masukan soal pintu masuk yang susah. Ini kemungkinan ada bangunan yang kita bongkar supaya kelihatan lebih luas,” ujarnya.

‎Tidak berhenti di situ, Bagus kemudian mengunjungi Pasar Sleko. Orang nomor satu di Kota Madiun itu akan menghidupkan kembali lantai dua melalui konsep Youth Market. Sebuah ruang yang dirancang khusus untuk anak muda yang ingin mengembangkan usaha, terutama di bidang kuliner dan ekonomi kreatif.

“Ini akan kita galakkan kembali, khusus untuk pelaku UMKM muda yang punya diferensiasi usaha,” tutupnya.


Editor : Rizqa Leony Putri

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network