Yeremias Bawana, salah seorang warga mengatakan bahwa masyarakat kini hidup dalam ketakutan akibat bentrokan yang kerap terjadi.
"Kita trauma juga karena keterlambatan penanganan aparat karena kalu dari malam hingga dini hari itu bisa 3-4 kali (bentrokan). Kita harap bisa cepat diselesaikan kalau tidak ini bisa berlanjut," kata Yeremias.
Hingga saat ini, aparat keamanan telah diterjunkan untuk mensterilkan area dan mencegah bentrokan susulan. Petugas juga berupaya memediasi kedua belah pihak agar situasi kembali kondusif dan akses jalan utama dapat berfungsi normal.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait