Sebelumnya, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab, menyampaikan permohonan maaf kepada rakyat Indonesia terkait kerumunan massa sejak penyambutan kedatangannya beberapa waktu, hingga saat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan beberapa acara lainnya. Dia menyebut itu antusiasme yang tak bisa dibendung.
“Untuk itu saya minta maaf kepada semua masyarakat, dalam kerumunan di bandara, di Petamburan, di Tebet, di Megamendung terjadi penumpukan yang memang di luar kendali. Ini karena antusiasme umat, yang begitu rindu dan cinta,” ujar Habib Rizieq Dalam Dialog Nasional 100 Ulama dan Tokoh Nasional sebagai acara pengganti Reuni Akbar 212,Rabu (2/12/2020).
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait