Sementara itu, 20 RSUD lainnya ditargetkan selesai sepanjang 2026, termasuk di Kabupaten Buru Selatan, Muna Barat, Ogan Komering Ulu Selatan, Kepulauan Aru, Musi Rawas Utara, Kota Tual, Waropen, Tulang Bawang Barat, Mamasa, Bolaang Mongondow Utara, Nias Selatan, Kerinci, Kepulauan Mentawai, Penukal Abab Lematang Ilir, Mahakam Hulu, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow Timur, Konawe Utara, Lamandau, dan Halmahera Tengah.
Adapun 24 RSUD berikutnya dijadwalkan selesai pada 2027. Sebagian besar berada di wilayah kepulauan, perbatasan, dan pegunungan, seperti Papua dan Maluku, yang selama ini memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan percepatan pembangunan dan peningkatan 66 RSUD merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) di sektor kesehatan. Program tersebut bertujuan memperluas akses pelayanan kesehatan spesialistik hingga ke daerah.
Saat mendampingi Presiden Prabowo Subianto meresmikan RSUD K.H. Muhammad Thohir Krui di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, Budi menegaskan pembangunan rumah sakit tidak hanya berfokus pada gedung, tetapi juga melengkapi fasilitas dengan dokter spesialis, tenaga kesehatan, serta peralatan medis modern.
Editor : Suriya Mohamad Said
Artikel Terkait