get app
inews
Aa Text
Read Next : Bandara Hang Nadim Resmi Buka Rute Baru, Sriwijaya Air Layani 4 Kali Seminggu

Warga Batanghari Diresahkan Temuan Beras Sintetis

Senin, 12 Mei 2025 - 12:31:00 WIB
Warga Batanghari Diresahkan Temuan Beras Sintetis
Warga Desa Koto Boyo, Kecamatan Batin 24, Kabupaten Batanghari, Jambi dihebohkan dengan temuan beras yang diduga palsu atau sintetis. (Foto: Joni Firdaus).

BATANGHARI, iNews.id – Warga Desa Koto Boyo, Kecamatan Batin 24, Kabupaten Batanghari, Jambi dihebohkan dengan temuan beras yang diduga palsu atau sintetis. Temuan ini pertama kali dilaporkan oleh seorang ibu rumah tangga (IRT), Lilis Suryani.

Saat itu, dia mencurigai adanya perbedaan pada beras premium Cap Rambe yang dibeli dari salah satu toko setempat tiga hari lalu.

Kecurigaan berawal saat Lilis hendak memasak nasi dan mendapati butiran beras memiliki bentuk serta warna yang berbeda dari beras asli. 

Saat dimasak, beras tersebut lebih cepat mengembang dan tetap kenyal meski sudah dingin. Bahkan, saat dibakar beras tersebut mengeluarkan aroma tak sedap.

"Pas mau menumpahkan air cucian (beras) itu, beras itu mengambang di atas beras-beras yang asli itu," ujar Lilis, Senin (12/5/2025).  

Aroma itu memperkuat dugaannya bahwa beras tersebut telah dioplos dengan bahan sintetis. Temuan ini membuat warga setempat resah.

"Beras Rambe ini biasanya nasinya keras tapi ini nasinya itu tidak mekar, biasa-biasa saja tapi agak lengket," ucapnya. 

Mereka mengkhawatirkan dampak kesehatan yang bisa ditimbulkan jika beras tersebut dikonsumsi. Sejumlah warga mengaku baru pertama kali menemukan beras dengan karakteristik mencurigakan, meski telah bertahun-tahun membeli dari toko yang sama.

Warga mendesak pihak terkait segera melakukan pengecekan dan menindaklanjuti temuan beras diduga palsu ini, untuk memastikan keamanan pangan masyarakat dan mencegah potensi penyakit akibat konsumsi beras yang tidak layak.

Editor: Kurnia Illahi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut