Wapres: Rehabilitasi Kerusakan Gempa Palu Butuh 2 Tahun dan 3 Tahapan

Antara ยท Jumat, 05 Oktober 2018 - 16:59 WIB
Wapres: Rehabilitasi Kerusakan Gempa Palu Butuh 2 Tahun dan 3 Tahapan
Wapres Jusuf Kalla saat tiba di Palu dan bersiap untuk meninjau lokasi terdampak gempa serta memimpin rapat koordinasi. (Foto: iNews)

PALU, iNews.idWakil Presiden Jusuf Kalla (JK) meninjau sejumlah titik lokasi terdampak gempa dan menemui warga korban bencana di Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), Jumat (5/10/2018). Selain itu, Wapres juga memimpin rapat koordinasi penanganan tanggap darurat.

JK memastikan, pemerintah pusat dan daerah bersama-sama instansi terkait dapat menuntaskan penanganan gempa yang melanda sejumlah daerah di Sulteng dalam tempo dua tahun melalui tiga tahap.

Ketiga tahapan itu yakni mulai dari proses tahap tanggap darurat, tahap rehabilitasi, dan tahap rekonstruksi. Untuk masa waktu tahap awal tanggap darurat kira-kira berjalan selama enam bulan.


Dia menjelaskan, pada tahap tanggap darurat bencana, pemerintah akan membuat barak-barak atau hunian sementara untuk seluruh warga yang kehilangan tempat tinggal. Kemudian tahap rehabilitasi atas seluruh bangunan yang rusak, dilanjutkan secara bersamaan dengan rekonstruksi dan infrastruktur.

JK mengungkapkan, penanganan bencana gempa dan tsunami di Kota Palu, Kabupaten Donggala, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Parigi Moutong, berbeda dengan yang terjadi di Lombok, NTB. Di daerah perkotaan ada daerah yang padat sekali penduduknya, sedangkan di Lombok luas sekali lahannya jadi bisa diatur macam-macam peruntukannya.

“Kalau di Lombok daerah pedesaan yang kena, ini di perkotaan. Di sini kecil lahannya, karena itu jadi mungkin saja dibangun bertingkat," katanya.

JK menegaskan pemerintah pasti akan merelokasi bangunan yang rusak parah untuk dipindahkan ke daerah lain. "Seperti yang di Balaroa, tak mungkin lagi dibangun di situ," ujarnya.


Editor : Donald Karouw