Video Viral TKA China di Bandara Haluoleo Gemparkan Warga, Kapolda: Mereka Perpanjang Visa

Febriyono Tamenk, Antara ยท Senin, 16 Maret 2020 - 19:17 WIB
Video Viral TKA China di Bandara Haluoleo Gemparkan Warga, Kapolda: Mereka Perpanjang Visa
Puluhan TKA memasuki Bandara Haluoleo, Kota Kendari, Sultra, Minggu (15/3/2020). (Foto: iNews/Febriyono Tamenk)

KENDARI, iNews.id - Video viral puluhan Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China yang keluar dari Bandara Haluoleo Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), membuat masyarakat resah. Bupati Kendari juga geram setelah menonton video mengenai kedatangan para TKA pada (15/3/2020) malam di tengah penyebaran virus korona atau Covid-19 yang meluas.

Kapolda Sulawesi Tenggara (Sultra) Brigjen Polisi Merdisyam juga angkat suara mengenai video viral tersebut. Kapolda membenarkan video kedatangan para TKA tersebut. Namun, sebanyak 40 TKA itu tidak datang langsung dari negara asalnya China ke Kendari.

Brigjen Pol Merdisyam mengatakan, mereka datang dari Jakarta usai mengurus perpanjangan visa dan perpanjangan masa kontrak kerja. Selanjutnya, mereka akan bekerja kembali di perusahaan smelter di Morosi, Kabupaten Konawe, Sultra.

"Kami sudah melakukan pengecekan bahwa benar video itu. Akan tetapi, mereka adalah TKA yang bekerja di salah satu perusahaan smelter di Morosi, Kabupaten Konawe yang kembali setelah memperpanjang visanya di Jakarta," kata Kapolda.

Dia menegaskan puluhan TKA itu sudah lama tidak kembali ke China. Kapolda juga mengingatkan kepada masyarakat agar tidak menyebarluaskan hal-hal yang menimbulkan keresahan masyarakat di tengah kecemasan terhadap penyebaran virus korona.

"Hal ini terjadi karena ada yang meng-upload. Saya ingatkan jangan membuat hal-hal yang meresahkan masyarakat tanpa ada dasar karena ini bisa dikenai tindak pidana, khususnya Undang-Undang ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik)," kata Kapolda.

Bupati Konawe Kerry Saiful Konggoasa sebelumnya mengatakan, pihaknya telah berulang kali mengimbau terkait TKA tersebut, namun seakan tidak dihiraukan. Padahal di tengah kondisi penyebaran virus korona yang terus meluas, TKA seharusnya tidak bisa masuk lagi dan harus diawasi.

Dalam video berdurasi 58 detik yang beredar luas sejak Minggu malam (15/3/2020) lewat WhatsApp, tampak puluhan TKA asal China keluar dari pintu kedatangan Bandara Haluoleo Kota Kendari.

Puluhan TKA itu tampak menggunakan masker dan membawa koper. Belakangan diketahui, para TKA itu bekerja di perusahaan pertambangan nikel yang berlokasi di Kabupaten Konawe.


Editor : Maria Christina