Usai Bunuh Istri, Suami di Mamuju Tengah Menangis Histeris dan Peluk Jenazah Korban

Huzair Zainal ยท Senin, 01 Juni 2020 - 19:37 WIB
Usai Bunuh Istri, Suami di Mamuju Tengah Menangis Histeris dan Peluk Jenazah Korban
Ilustrasi pembunuhan. (Foto: Okezone)

MAMUJU TENGAH, iNews.id - Seorang suami tega menebas istrinya berkali-kali hingga tewas mengenaskan di Dusun Rawa Indah, Desa Bojo, Kecamatan Budong-budong, Kabupaten Mamuju Tengah, Provinsi Sulawesi Barat, Senin (1/6/2020) sore sekitar pukul 16.00 WITA. Usai membunuh korban, pelaku bernama Yusuf (35), menangis histeris dan memeluk jenazah istrinya Hasnawati (28).

Jenazah korban Hasnawati ditemukan dengan kondisi mengenaskan dan bersimbah darah. Sekujur tubuhnya penuh luka tebasan parang, terutama di bagian leher, bahu sebelah kiri, dan punggung tangan kanan. Sementara tangan kirinya putus ditebas parang dan kepala korban luka parah.

Hingga kini, penyebab pelaku tega membunuh istrinya belum diketahui. Informasi dihimpun iNews, penemuan mayat korban berawal saat Senin pagi, pukul 08.00 WITA, sepupu pelaku bernama Asri (26), lewat dan singgah di rumah pelaku. Dia menasihati pelaku yang terlihat mengamuk dan memegang parang.

"Kalau bisa itu parang kasih ke saya karena saya mau ke kebun," kata Asri.

Namun, permintaannya ditolak pelaku. Dia malah meminta Asri segera pergi ke kebun.

Asri kemudian melaporkan ke Polres bahwa di Rawa Indah, ada orang mengamuk dan membawa parang di atas rumah. Petugas piket Polres Mamuju Tengah mengambil tindakan utk mendatangi TKP.

Setelah melaporkan kejadian tersebut, tidak lama kemudian Asri mendengar teriakan istri pelaku. Anak korban berinisial A (8), juga terlihat melarikan diri dari rumah. Asri juga melihat tetesan darah dari atas rumah. Namun, warga belum berani untuk mengambil tindakan.

Pukul 09.30 WITA, personel Polres Mateng sampai di TKP. Warga dan beberapa personel Polres Mateng masuk ke rumah untuk bernegosiasi dengan pelaku. Saat itu pula, mereka menemukan korban sudah tewas bersimbah darah. Sementara pelaku dalam keadaan histeris, menangis dan memeluk tubuh korban yang sudah tidak bernyawa.

Proses negosiasi juga tidak berjalan dengan baik. Pelaku tidak menghiraukan imbauan dari polisi dan warga. Bahkan, pelaku mengambil parang untuk menyerang anggota Polres Mateng. Tak hanya itu, dia melompat keluar rumah dan menyasar warga secara brutal.

Polisi melakukan tembakan peringatan, namun tidak dihiraukan. Akhirnya salah satu petugas Polres Mamuju Tengah mengambil tindakan tegas terukur dengan menembak paha kiri pelaku. Selanjutnya, pelaku diamankan dan dibawa ke RSUD Mateng.

Namun, karena kondisi pelaku yang tak bisa tenang dan kurangnya fasilitas dan tenaga medis di RSUD Mateng, pelaku dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Mamuju dengan dikawal anggota Polres Mamuju tengah.

Pascapembunuhan itu, polisi telah melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti dua parang, serta baju dan celana milik korban. Polisi telah melakukan identifikasi terhadap korban.


Editor : Maria Christina