Tragis, Istri di Pandeglang Minta Cerai Dijawab Suami dengan 3 Tusukan

Sindonews, Rasyid Ridho ยท Jumat, 21 Februari 2020 - 08:08 WIB
Tragis, Istri di Pandeglang Minta Cerai Dijawab Suami dengan 3 Tusukan
Ilustrasi penusukan. (Foto: Istimewa)

PANDEGLANG, iNews.id – Hj Nunung seorang qoriah menjalani perawatan intensif akibat luka tusukan senjata tajam di Puskesmas Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Banten. Dia menjadi korban penganiayaan Bai Sopandi (62) yang tak lain merupakan suaminya.

Kejadian penusukan ini mengejutkan warga Kampung Pematang Sempur, Pandeglang. Korban menderita tiga luka tusukan pada bagian perut dan punggung.

Kasatreskrim Polres Pandeglang Iptu Muchamad Nandar mengatakan, pelaku diduga nekat menikam korban menggunakan badik yang sudah dipersiapkannya lantaran tak terima diminta cerai.

"Motif sementara ada unsur kecemburuan. Korban sempat meminta cerai. Tapi masih kami dalami," ujarnya, Kamis (20/2/2020)

Nandar mengatakan, peristiwa berawal saat pelaku datang ke rumah korban pukul 15.00 WIB. Tanpa berbicara, dia menusuk istri siri yang sedang dalam posisi duduk di ruang tengah rumah.

"Pelaku menusuk korban tiga kali. Dua tikaman pada bagian perut kiri dan satu tusukan di bagian punggung,” katanya.

Seusai menganiaya korban, pelaku kemudian kabur melalui pintu belakang rumah. Dia meninggalkan lokasi menggunakan Daihatsu Feroza warna cokelat berpelat nomor D 1795 NN ke arah Binuangeun.

"Korban masih dalam perawatan di Puskesmas Cikeusik," ucapnya.

Anggota Polsek Cikeusik dan Polres Pandeglang yang menerima laporan langsung melakukan pengejaran. Tak lama, petugas menangkap pelaku di Jalan Raya Kampung Cikareo, Desa Sukawaris, Kecamatan Cikeusik.

"Saat ini pelaku telah diamankan dan dibawa ke Mako Polres Pandeglang untuk proses pemeriksaan lebih lanjut," kata Nandar.


Editor : Donald Karouw