Titi Wati Pulang ke Rumah, Puluhan Anggota Tagana Evakuasi dari RS

Ade Sata ยท Senin, 21 Januari 2019 - 18:45 WIB
Titi Wati Pulang ke Rumah, Puluhan Anggota Tagana Evakuasi dari RS
Tim Tagana mengevakuasi penderita obesitas, Titi Wati, ke rumahnya di Palangkaraya, Kalteng, Senin (21/1/2019). (Foto: iNews/Ade Sata)

PALANGKARAYA, iNews.id – Perempuan penderita obesitas, Titi Wati, akhirnya diperbolehkan pulang dari RSUD Doris Sylvanus Palangkaraya, Kalimantan Tengah (Kalteng), Senin (21/1/2019) sore. Proses evakuasi Titi dengan berat badan 220 kilogram (kg) membutuhkan bantuan puluhan anggota Tagana.

Tim dokter mengizinkan Titi pulang setelah menjalani perawatan selama enam hari pascaoperasi bariatrik atau pemotongan lambung. Dokter memastikan kondisi Titi sehat dan stabil.

Dari pantauan iNews, puluhan anggota Tagana membawa Titi Wati dari ruang perawatan RSUD Doris Sylvanus Palangkaraya menuju mobil pikap yang sudah menunggu, Senin sore. Saat proses evakuasi, awak media tidak diperbolehkan mengambil gambar untuk menghormati pasien.

Tiba di rumah, pintu dan jendela kediaman Titi pun telah dibongkar kembali. Cara itu terpaksa dilakukan agar anggota Tagana dapat membawa Titi masuk.

Kepulangan Titi Wati pun disambut gembira oleh pihak keluarga dan para tetangga, terutama suaminya Faedy. Selama enam tahun terakhir, Fedy turut merawat Titi yang kesulitan bergerak karena bobot tubuhnya yang fantastis.

Direktur RSUD Doris Sylvanus Palangkaraya, Yayu Indriaty mengatakan, persiapan pemulangan Titi Wati sudah matang. Mereka telah memberi pembekalan dan pelatihan kepada keluarganya untuk melanjutkan perawatan Titi di rumah, mulai dari kebutuhan gizi hingga cara mengemas makanan di rumah nanti.

“Seluruh keluarga harus kami latih untuk melanjutkan perawatan supaya tidak terlepas dari program yang sudah kami buat. Pasien juga kami latih intake gizinya,” kata Yayu.

Selama menjalani rawat jalan di rumah, Titi Wati akan mendapatkan pendampingan dari petugas puskesmas setempat dan dinas sosial. Mereka akan memeriksa kondisi kesehatan Titi, termasuk ikut mengatur pola makannya.

Titi Wati mengalami obesitas atau peningkatan berat badan sejak tahun 2013 lalu, setelah dirinya sering mengonsumsi gorengan dan air es. Titi kini sangat berharap tubuhnya bisa berangsur langsing agar bisa beraktivitas normal.


Editor : Maria Christina