Tim SAR Selamatkan 11 Nelayan yang Mengalami Mati Mesin di Perairan Sawu NTT

Antara ยท Sabtu, 28 September 2019 - 14:18 WIB
Tim SAR Selamatkan 11 Nelayan yang Mengalami Mati Mesin di Perairan Sawu NTT
Ilustrasi Badan SAR Nasional (BASARNAS). (Foto: Istimewa)

KUPANG, iNews.id - Tim Search And Rescue (SAR) Kantor Pencarian dan Pertolongan Badan SAR Nasional Basarnas Kelas B Maumere, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil menyelamatkan 11 nelayan KM Flotim 15 yang mengalami mati mesin di perairan Sawu NTT. Mereka selamat meski mengalami kekurangan makanan karena persediaan makanan yang dimiliki semakin menipis.

“Tim SAR gabungan yang melakukan pencarian berhasil menemukan KM Flotim 15 pada koordinat 09°04'12.36"S -121°44'40.62"E dengan jarak 13,46 NM dari Pelabuhan Ipi Ende,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Maumere, Flores, I Putu Sudayana.

BACA JUGA: Pencarian Kapal MV Nur Allya di Hari ke-7, Basarnas Pantau Lewat Udara

Putu mengatakan kapal ditarik ke Pelabunan Ipi Ende, Kabupaten Ende, NTT, Jumat (27/9/2019) sekitar pukul 20.54 WITA.

Kejadian bermula KM Flotim 15 berangkat dari Pelabuhan Larantuka, Kabupaten Flores Timur Senin (23/9/2019) untuk mencari ikan di perairan Sawu, sekitar 174 km dari pelabuhan Larantuka. Kontak terakhir kapal dengan pemilik kapal atas nama Hengki terjadi Jumat (27/9/2019), pukul 00.13 WITA pada koordinat 09°18'23.04"S - 121°52'6.18"E.

Menurut Putu, berdasarkan pemantauan yang dilakukan melalui "software" aplikasi GPS VMS (Vesel Monitoring System) posisi kapal, Jumat (27/9/2019) pukul 17.37 WITA terpantau berada di perairan Sawu. Lokasi itu tidak jauh dari Pelabuhan Ipi Ende.

BACA JUGA: 3 Nelayan Hilang di Perairan Belang Minahasa Tenggara Sulut

"Kami langsung berkoordinasi dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Ende, Khairudin untuk membantu KM Flotim 15 yang mengalami mati mesin," katanya.

KSOP Ende langsung menggerakan Kapal Permata Ibu GT 1489 untuk menarik KM Flotim 15. “Pelaksanaan operasi SAR terhadap KM Flotim 15 yang mengalami mati mesin di Laut Sawu berlangsung lancar dan aman," kata Putu.


Editor : Umaya Khusniah