Tim Gabungan Polda Jambi Tangkap 46 Pelaku Penyerangan PT WKS di Batanghari

Adrianus Susandra, Antara ยท Jumat, 19 Juli 2019 - 00:15 WIB
Tim Gabungan Polda Jambi Tangkap 46 Pelaku Penyerangan PT WKS di Batanghari
Puluuhan pelaku penyerangan Kantor PT WKS Batanghari, Jambi ditangkap tim gabungan Polda Jambi dan TNI. (Foto: iNews.id/Adrianus Susandra)

JAMBI, iNews.id – Puluhan anggota kelompok penganiayaan dan kekerasan terhadap sejumlah orang ditangkap tim gabungan TNI/Polri yang sejak beberapa hari berada di dalam kawasan hutan di Distrik VIII Kabupaten Batanghari, Jambi.

Total ada 46 pelaku kasus penganiayaan kepada tim pemadan api Karhutla Jambi serta perusakan rumah dan kantor milik PT Wira Karya Sakti (WKS).

“Tim gabungan Polda Jambi dan TNI ini menangkap 46 pelaku kekerasan dan penganiayaan yang videonya sempat viral di media sosial tentang penganiayaan yang dilakukan kelompok Serikat Mandiri Batanghari (SMB) kepada beberapa personel tim pemadam Karhutla Jambi,” kata Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Kuswahyudi Tresnadi, Kamis (18/7/2019).

Menurut Kuswahyudi, tim gabungan ini dipimpin langsung Kapolda Jambi Irjen Pol Muchlis AS dan pejabat Korem 042/Gapu, serta pejabat utama Polda Jambi dan Polres Tebo.

Kuswahyudi menjelaskan, ke-46 pelaku penganiayaan dan perusakan itu terdiri atas 42 orang laki-laki dewasa dan empat perempuan, serta sejumlah barang bukti lainnya.

“Untuk sementara para pelaku diamankan lebih dahulu di Mapolda Jambi dan nanti akan diselidiki peran serta dari mereka dalam menjalankan aksi tersebut,” ujarnya.

Kepala Desa Sengakti Baru, Hendriyanto mengatakan, penyerangan kantor WKS hanya berselang sehari setelah penyerangan terhadap dirinya di Desa Belanti Jaya, Kabupaten Batanghari.

“Saya dan tiga prajurit TNI, serta dua anggota polisi dan seorang sekuriti yang menjadi korban penyerangan oleh kelompok SMB,” katanya.

Sekelompok orang yang tergabung dalam Serikat Mandiri Batanghari (SMB) menyerang dan merusak Kantor PT Wira Karya Sakti (WKS) di Distrik Delapan, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi. Massa turut mengeroyok kepala desa beserta tiga anggota TNI dan dua anggota polisi. Saat ini, Polda Jambi tengah mengejar para pelaku.

Aksi penyerangan yang terjadi pada Sabtu (13/7/2019) itu diduga dipicu keributan kelompok SMB dengan pemilik Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman Rakyat (IUPHHK-HTR) di Desa Belanti Jaya, Kecamatan Mersam, Kabupaten Batanghari, Jambi. Sebelumnya massa juga diduga sudah membakar lahan milik WKS yang mencapai 10 hektare (ha).


Editor : Kastolani Marzuki