Tim Gabungan KLHK-TNI Tangkap Cukong Kayu di Mempawah

Gusty Eddy ยท Minggu, 28 Juni 2020 - 07:15 WIB
Tim Gabungan KLHK-TNI Tangkap Cukong Kayu di Mempawah
Tim gabungan KLHK-TNI menangkap 10 pelaku pembalakan liar di Mempawah, Kalbar. (Foto: iNews/Gusty Eddy)

PONTIANAK, iNews.id - Tim gabungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan TNI menangkap cuko kayung pembalakan liar di kawasan hutan dengan tujuan khusus (KDHTK) pendidikan milik Universitas Tanjung Pura (Untan) Mempawah, Kalimantan Barat, Sabtu (27/6/2020) malam.

Ketelibatan TNI dalam penangkapan cukong kayu berinisial EK itu karena ada informasi yang menyebut pelaku (cukong) dibekingi oknum aparat yang selama ini tidak tersentuh oleh penegak hukum.

Tim gabungan juga sebelumnya menangkap 10 pelaku pembalakan liar. Para pelaku langgsung dibawa ke Markas SPORC Kehutanan Kalimantan Barat.

Danrem XII/Abw, Brigjen TNI Ronny mengatakan, tersangka EK diinformasikan telah menghibahkan seluas 60 hektare di lahan KHDTK Untan ke Kodam XII/Tpr . Namun hal itu dibantahnya, karena menurut Danrem XII/Abw hal itu telah menyalahi prosedur yang sah.

"Ada aturan yang mengatur tentang hal tersebut. Tersangka EK ini mengklaim sendiri lahan 60 hektare itu sebagai lahan pinjam pakai untuk Kodam XII/Tpr. Dengan alasan itu tersangka melakukan penebangan di lahan KHDTK Untan tersebut," katanya.

Terkait adanya dugaan keterlibatan  aknum aparat, Danrem XII/Abw, Brigjen TNI, Ronny mengatakan perintah pimpinan sangat tegas.

"Kalau memang ada oknum aparat yang terlibat perintah pimpinan kami tegas, yakni pasti akan dikenakan tindakan disiplin bahkan sampai pada tindakan hukum tegas sesuai aturan yang berlaku. Namun kasus ini, kami serahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian, jika ada oknum yang terlibat maka akan diproses melalui Polisi Militer atau kesetuannya," kata Danrem XII/Abw.

Tim gabungan yang dikomando oleh Korem XII/Alambhana Wanawai sebelumnya juga meringkus 10 tersangka pembalakan hutan secara liar di KHDTK Untan Pontianak, Desa Parit Bugis, Kecamatan Segedong, Kabupaten Mempawah, Kalimatan Barat.

"Dalam penggerebekan oleh tiga tim itu berhasil menangkap 10 orang pekerja pembalakan hutan secara liar di tiga tempat berbeda dan mendapatkan temuan berupa kayu log sebanyak 236 batang berbagai jenis dan menyita lima buah gergaji mesin," kata Danrem XII/Abw Brigjen TNI Ronny.

Dia menjelaskan, ke-10 tersangka tiga di antaranya ditangkap saat sedang melansir kayu olahan yang diduga hasil penebangan dari kawasan KHDTK.

Menurut Danrem, hasil pemeriksaan di lokasi pembalakan itu, sudah dipastikan telah terjadi aktivitas pembalakan hutan secara liar dengan diperkuat adanya temuan-temuan kayu log dan olahan ukuran 12 x 20 x 4, kemudian papan berbagai ukuran. Selain itu, terdapat camp-camp, sawmil serta sepeda sebagai alat pelansir kayu olahan itu.

“Hasil temuan tim gabungan ini, baik para tersangka maupun barang bukti sudah kami serahkan ke Polres Mempawah. Kami (TNI) dalam hal ini hanya membantu saja dalam pengerebekan. Apalagi diinformasikan di lokasi itu para tersangka dilengkapi dengan senjata bomen dan diduga mendapat bekingan oknum aparat," katanya.


Editor : Kastolani Marzuki