Tiba di Palu, Berjaket Loreng Presiden Pimpin Ratas Penanganan Bencana

Ilma De Sabrini ยท Minggu, 30 September 2018 - 15:27 WIB
Tiba di Palu, Berjaket Loreng Presiden Pimpin Ratas Penanganan Bencana
Presiden Joko Widodo bersama rombongan saat meninjau lokasi gempa di Kota Palu, Sulteng, Minggu (30/9/2018). (Foto: Istimewa)

PALU, iNews.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) tiba di  Bandara Mutiara Sis Al Jufri, Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), Minggu (30/9/2018), pukul 13.6 Wita. Presiden langsung memimpin rapat terbatas (ratas) dengan sejumlah jajarannya terkait penanganan bencana gempa dan tsunami yang melanda Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Kedatangan Presiden disambut Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhulkam) Wiranto, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Selain itu tampak juga Gubernur Sulteng  Longki Djanggola, Kapolda Sulteng Brigjen Pol Ermi Widyatno, dan Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Tiopan Aritonang.

Presiden kemudian menuju ruangan yang berada di bandara dan langsung ratas bersama seluruh jajarannya. Di sana juga telah hadir Menteri Sosial Agus Gumiwang, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Kepala BNPB Willem Rampangilei, dan Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Marsekal Madya TNI M Syaugi.

Setelah ratas, Presiden yang mengenakan jaket loreng hijau-hitam khas TNI, kemudian memberikan arahan kepada prajurit TNI di pelataran atau teras bandara. Secara khusus, dirinya meminta kesiapan para prajurit TNI untuk bekerja keras dalam tahapan evakuasi.

"Saya minta saudara-saudara semuanya siap untuk bekerja siang dan malam menyelesaikan yang berkaitan dengan evakuasi, siap?," kata Presiden. “Siap!” jawab prajurit TNI serempak.

Selain evakuasi, Presiden juga meminta kesiapan para anggota TNI untuk membantu proses rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah Sulteng tersebut.

"Juga bekerja keras bersama-sama dengan masyarakat, dengan seluruh komponen Polri, masyarakat dan seluruh lembaga dan kementerian agar kita semuanya bisa segera menyelesaikan persoalan yang ada di Provinsi Sulawesi Tengah ini," ujarnya.

Dari bandara, Presiden dan rombongan langsung bergerak untuk meninjau sejumlah titik yang terdampak bencana. Titik pertama yang dituju yakni Perumnas Balaroa dan tiba pada pukul 13.55 Wita. Di lokasi ini, Presiden meninjau lokasi reruntuhan bangunan dan menyerahkan bantuan.

Setelah itu titik berikutnya yang akan ditinjau Presiden yakni Pantai Talise. Pantai ini merupakan tempat wisata utama di Palu dan terdampak tsunami paling parah. Selanjutnya Presiden akan menuju Rumah Sakit (RS) Undata dan terakhir diagendakan meninjau posko pengungsi di Lapangan Vatulemo.


Editor : Maria Christina