Tersinggung, Pemuda di Polman Sabet Rekan dengan Parang hingga Koma

Stepanus Purba ยท Senin, 25 Mei 2020 - 17:57 WIB
Tersinggung, Pemuda di Polman Sabet Rekan dengan Parang hingga Koma
Penangkapan Wahyudi alias Adi terduga pelaku penganiayaan di Kelurahan Mambulilling, Kabupaten Polman, Senin (25/5/2020). (Foto: Dok Polda Sulbar)

POLEWALI MANDAR, iNews.id - Polres Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat menangkap Wahyudi alias Adi di Kelurahan Mambulilling, Kabupaten Polman, Senin (25/5/2020). Wahyu diduga melakukan penganiayaan berat hingga korban mengalami koma.

Dalam keterangan yang diterima iNews, Kasubdit 3 DitKrimum Polda Sulbar Kompol Agung Budi Leksono mengatakan, dari keterangan sementara Wahyu menganiaya rekannya yang bernama Rusdin. Merasa tersinggung degan ucapan Rusdin, Wahyu langsung menyabet korban dengan parang.

"Tersangka tersinggung dengan kata-kata korban dan langsung melakukan pemarangan terhadap korban di saat lengah atau korban sedang tertidur," ucap Agung, dalam keterangan tertulisnya, Senin (25/5/2020).

Dalam proses penangkapan, Wayuhi tidak melakukan perlawanan. Sementara korban saat ini mengalami koma.

"Saat ini dia dibawa ke Polsek Polewali untuk persiapan perjalanan ke Mako Polda Sulbar," ucapnya.

Sebelumnya pada Jumat, 8 Mei 2020 dilaporkan terjadi penganiayaan korban Rusdin di bengkel gerbang mas yang terletak di Dusun Salupangi Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju. Korban langsung dilarikan ke RS Bhayangkara karena mengalami luka sayatan pada pinggul sebelah kiri, lengan kiri, hingga sayatan di wajah.


Editor : Nani Suherni