Tersambar Petir, Rumah Jabatan Bupati Sintang Ludes Terbakar

Barlian Pasore ยท Kamis, 26 Juli 2018 - 10:19:00 WIB
Tersambar Petir, Rumah Jabatan Bupati Sintang Ludes Terbakar
Api menghanguskan rumah dinas jabatan Bupati Sintang, Kalimantan Barat, Kamis (26/7/2018) dini hari tadi. (Foto: iNews/Barlian Pasore)

SINTANG, iNews.id - Rumah dinas jabatan Bupati Sintang, di Jalan Pembangunan, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, terbakar, Kamis (26/7/2017) dini hari tadi. Api dengan cepat melahap bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu ulin itu. Diduga, api berasal dari sambaran petir setelah sebelumnya terjadi hujan lebat disertai angina. Meski tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Detik-detik terjadinya kebakaran terekam dalam video amatir dari ponsel warga setempat. Api terlihat garang membakar hampir seluruh bangunan rumah yang mayoritas terbuat dari kayu. Petugas pemadam kebakaran yang datang ke lokasi langsung memadamkan api dengan dibantu masyarakat.

Kabag Humas dan Protokol Sekda Kabupaten Sintang, Kurniawan menjelaskan, api berasal dari sambaran petir yang menyambar bumbung atap rumah yang juga terbuat dari bahan kayu ulin.
Api diperkirakan pertama kali muncul sekitar pukul 01.00 WIB dini hari. Api semakin membesar lantaran angin kencang disertai hujan gerimis mendera saat peristiwa itu terjadi.

“Saya pertama kali dapat kabar dari orang yang tinggal di belakang rumah Pak Bupati. Katanya ada percikan api di rumah pendopo,” kata Kurniawan, Kamis (26/7/2018).

Hal senada diungkapkan Karjito, salah seorang warga Sekitar. Hujan angin disertai petir yang terjadi pada Kamis dini hari memang cukup dahsyat. “Ada tiga kali sambaran petir, pada sambaran ketiga petir menghantam atap bumbung rumah dinas jabatan Bupati Sintang, sehingga memicu terjadinya api,” kata Karjito.

Petugas pemadam kebakaran yang datang ke lokasi, langsung bertindak cepat dengan memadamkan api. Total 12 unit mobil pemadam kebakaran diturunkan untuk menjinakkan api. Meski tak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Editor : Himas Puspito Putra

Bagikan Artikel: