Terlibat Penipuan soal Utang Piutang, Oknum Istri Polisi Diamankan

Abimayu ยท Kamis, 29 November 2018 - 07:55 WIB
Terlibat Penipuan soal Utang Piutang, Oknum Istri Polisi Diamankan
Ilustrasi penipuan. (Foto: Okezone)

MERANGIN, iNews.id - Bukannya membantu tugas suami sebagai penegak hukum, seorang istri polisi berinisial EA malah melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan uang. Akibat aksinya itu, EA kini ditangkap polisi usai dilaporkan oleh korbannya.

Informasi yang dihimpun, pelaku dilaporkan pada September 2018. Setelah memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan barang bukti, EA akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh Satreskrim Polres Merangin.

Kasus ini berawal dari masalah utang-piutang antara pelaku dan korban berinisial HS. Awalnya, pelaku meminjam uang dari rekening HS dengan alasan untuk membeli dua unit mobil lelangan di tempatnya bekerja. Selanjutnya, pelaku kembali meminjam uang untuk modal usaha dan korban pun kembali percaya dan meminjamkannya.

Tak lama berselang, pelaku kembali meminjam uang sebanyak Rp120 juta dengan alasan untuk membayar uang muka pengambilan rumah. Korban kembali percaya karena dirinya dan pelaku masih ada hubungan pertemanan.

Korban mulai curiga lantaran mobil yang tadinya dibeli pelaku dari kantornya itu tak kunjung kelihatan wujudnya. Terlebih, pelaku juga tak punya itikad baik untuk membayar utang-utangnya kepada korban.

Merasa telah ditipu, korban pun melaporkan kejadian tersebut ke Polres Merangin. HS mengaku, dari aksi penipuan itu, dirinya dirugikan hingga Rp381 juta lebih.

Usai melapor dan dimintai keterangan, akhirnya tiga bulan berjalan pelaku langsung ditetapkan sebagai tersangka dan diamankan di Polres Merangin.

Kasat Reskrim Iptu Khairunnas pun membenarkan ihwal kasus tersebut. Menurutnya, kasus penipuan dan penggelapan dengan terlapor EA terus berjalan. Pihaknya pun sudah menetapkan EA sebagai tersangka.

“Kita sudah tetapkan EA sebagai tersangka,dan kini proses hukumnya terus berjalan. Bahkan EA sudah kita tahan di ruang tahanan Mapolres Merangin,” ucap Iptu Khairunnas, Rabu (28/11/2018) malam.

Dia menambahkan, untuk saat ini barang bukti yang diamankan masih berupa slip penarikan dari bank atas nama HS dan keterangan saksi. “Beberapa saksi juga sudah kami periksa. Bahkan suami pelaku juga sudah kami periksa. Kita lihat saja perkembangan kasusnya. Secepatnya jika sudah lengkap akan kami limpahkan,” ujarnya.


Editor : Himas Puspito Putra