Tangkap 3 Kapal Ikan Asing di Laut Natuna Utara, Kapal KKP sampai Alami Kerusakan

Gusti Yennosa, Antara ยท Kamis, 09 Januari 2020 - 13:30 WIB
Tangkap 3 Kapal Ikan Asing di Laut Natuna Utara, Kapal KKP sampai Alami Kerusakan
Tiga kapal ikan asing berbendera Vietnam yang berhasil ditangkap Dirjen KKP di Laut Natuna Utara. (Foto: Antara)

PONTIANAK, iNews.id – Kapal Pengawas milik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil menangkap tiga kapal ikan asing berbendera Vietnam di Laut Natuna Utara dan 36 awak kapal WNA Vietnam. Proses penangkapan mendapat perlawanan sehingga kapal pengawas mengalami kerusakan.

Menteri KKP Edhy Prabowo mengatakan, kapal tersebut berhasil ditangkap pada 30 Desember 2019 lalu. Kapal-kapal Vietnam itu terdiri atas KG 95118 TS ukuran 125 GT dengan jumlah awak kapal sebanyak lima orang; KG 94629 TS ukuran 98 GT bersama 18 orang awak kapal, dan KG 93255 TS berukuran 98 GT bersama awak kapal sebanyak 13 orang.

“Penangkapan dilakukan Kapal Pengawas Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan yang terdiri atas KP Orca 3, KP Hiu Macan 01 dan KP Hiu O11,” kata Edhy Prabowo di Sungai Kakap, Kamis (9/1/2020).

 

BACA JUGA:

Tambah 3 Kapal Perang di Natuna, TNI Intensifkan Patroli 24 Jam

Panglima Hadi Tjahjanto Perintahkan TNI AL Halau Kapal Asing Pencuri Ikan di Natuna

 

Dalam proses penangkapan tersebut, Ditjen PSDKP-KKP juga telah berkoordinasi dengan TNI AL yang juga mengerahkan KRI Tjiptadi-381 dan KRI Teuku Umar 385. Bakamla turut mengirimkan KN Tanjung Datu ke Laut Natuna Utara.

“Tiga kapal ikan berbendera Vietnam sempat melakukan perlawanan sengit saat hendak ditangkap. Prosesnya sangat menegangkan dan akibatnya Kapal Pengawas Perikanan yang melakukan penangkapan mengalami beberapa kerusakan. Bahkan, Kapal Orca 03 kerusakannya cukup parah,” kata Edhy.

Pada kesempatan itu, Edhy juga menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada aparat dari Ditjen Pengawasan Sumber daya Kelautan dan Perikanan-KKP. Mereka dengan sabar, sigap dan tegas, menghadapi provokasi dan perlawanan dari kapal-kapal ikan asing berbendera Vietnam tersebut.

“Alhamdulillah petugas kita dalam kondisi sehat. Mereka sangat sabar sekaligus sigap dan tegas sehingga akhirnya dapat melumpuhkan ketiga kapal ilegal tersebut,” katanya.

Edhy turut menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada TNI AL, Bakamla dan Polri yang teIah ikut bahu-membahu menjaga Laut Natuna Utara.

Keberhasilan penangkapan kapal ikan ilegal tersebut juga tidak lepas dari informasi yang disampaikan masyarakat. Ini didukung sistem deteksi dini melalui analisis data RADAR dan AIS yang dilakukan oleh KKP. Pemantauan melalui Pusat Pengendalian (Pusdal) KKP ini memang dilakukan selama 24 jam nonstop.

Koordinasi yang baik antara KKP dengan berbagai instansi penegak hukum lain juga terus dilakukan untuk merespons isu kapal ikan ilegal di Laut Natuna Utara.


Editor : Maria Christina