Tak Terima Dimarahi, Anak Bunuh Ibu Kandung di Bangka Belitung

Rachmat Kurniawan ยท Selasa, 26 Desember 2017 - 04:05:00 WIB
Tak Terima Dimarahi, Anak Bunuh Ibu Kandung di Bangka Belitung
Davi, pelaku pembunuhan terhadap ibu kandung sendiri saat diperiksa di Satreskrim Polres Bangka Tengah, Bangka Belitung. (Foto: iNews.id/Rachmat Kurniawan)

BANGKA BELITUNG, iNews.id – Air susu dibalas tuba. Pepatah itu pantas disematkan kepada Davi (26) warga Desa Lubuk Pabrik, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Bangka Belitung.

Hanya gara-gara kesal dan tidak terima dimarahi, pemuda pengangguran itu tega membunuh ibu kandung sendiri, Hamidah (55) saat hendak memasak di dapur, Senin (25/12/2017) malam.

Hamidah tewas di tempat kejadian dengan luka di kepala setelah dibacok parang oleh pelaku. Kejadian tersebut berlangsung cepat dan diketahui kakak pelaku yang langsung mengamankannya seusai melancarkan aksi kejinya itu.

Warga membacakan doa dan surat Yasiin untuk almarhumah yang meninggal akibat dibacok anak sendiri. (Foto: iNews.id/Rachmat Kurniawan)

Ketua RT Desa Lubuk Pabrik, Sahid menuturkan tetangga dekat korban tidak ada yang mengetahui kasus pembunuhan itu.

“Tidak ada warga yang tahu maupun dengar teriakan korban. Tiba-tiba ada kabar kalau Ibu Hamidah meninggal dibunuh anaknya sendiri. Ada warga yang masuk ke rumah korban keluar lagi karena tidak kuat melihat jenazah korban,” kata Sahid.

Khawatir terjadi amuk massa, polisi yang cepat datang ke lokasi kejadian langsung mengamankan pelaku dan membawanya ke Mapolres Bangka Tengah. Saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif. Sepanjang pemeriksaan, tidak ada penyesalan dari raut wajah pelaku. Bahkan, pelaku kerap meracau tidak jelas.

Kasatreskrim Polres Bangka Tengah AKP Samsul Bagja mengatakan motif pembunuhan tersebut masih dalam penyelidikan dan dikembangkan lagi untuk didalami lebih lanjut.

“Kami masih mendalami motif pembunuhan ini mengingat keluarga korban masih dalam kondisi berduka dan sulit untuk diambil keterangan,” kata AKP Samsul Bagja.

Rencananya, korban dimakamkan oleh pihak keluarga pagi ini di pemakaman umum desa setempat. Hingga Senin malam ratusan warga terus berdatangan untuk bertakziah dan membacakan doa kepada almarhumah.

Editor : Kastolani Marzuki