Suporter Persita Tewas Dibacok usai Nobar Persita Vs Sriwijaya di Tangerang

Aimarani ยท Sabtu, 23 November 2019 - 00:32 WIB
Suporter Persita Tewas Dibacok usai Nobar Persita Vs Sriwijaya di Tangerang
Jenazah suporter Persita Tangerang diautopsi di kamar mayat RSUD Tangerang, Provinsi Banten, Jumat (22/11/2019). (Foto: iNews/Aimar Rani)

TANGERANG, iNews.idSuporter Persita Tangerang tewas mengenaskan karena dibacok orang tak dikenal usai menyaksikan nonton bareng (nobar) pertandingan Persita vs Sriwijaya FCdi Kota Tangerang, Provinsi Banten, Jumat malam (22/11/2019). Di tubuh korban ditemukan luka bacok parah di bagian perut dan punggung.

Remaja bernama Suhendi Ferdiansyah (16), itu diduga tewas karena sebelumnya terlibat tawuran usai nobar. Saat ini, jenazah korban berada di kamar jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tangerang. Korban masih menjalani autopsi untuk memastikan penyebab kematiannya.

Menurut bibi korban, Amsyah, Suhendi sebelumnya pamit kepada keluarga untuk nobar pertandingan Persita Tangerang melawan Sriwijaya FC bersama teman-temannya. Namun, keluarga tidak menyangka itu akan menjadi pertemuan terakhir mereka.

“Katanya mau nobar nonton Persita, tapi enggak tahu apa dia belok ke mana dan tahu-tahunya kejadian seperti itu. Saya tahunya jam 6 tadi lewat telepon. Katanya Suhendi dibacok sama orang saat tawuran. Ada luka bacok di perut dan di punggungnya,“ kata Amsyah.

Amsyah mengatakan, selama ini korban memang sering nobar pertandingan sepak bola bersama teman-temannya. “Dia memang sering nobar bola, takutnya dia melenceng tadi, ikut tawuran,” ujarnya.

Dia menambahkan, kasus kematian keponakannya saat ini masih ditangani polisi. Keluarga juga sudah setuju korban diautopsi untuk memastikan penyebab kematiannya. Polisi juga masih akan meminta keterangan dari keluarga dan saksi-saksi.

“Dia tadi perginya bertiga. Temannya yang dua orang belum tahu ke mana. Sampai sekarang masih dicari enggak tahu kabarnya,” ujarnya.

Sementara itu, rencananya seusai autopsi, jasad Suhendi akan langsung dibawa ke rumah duka di wilayah Jatiuwung, Tangerang. “Nanti mau diautopsi katanya sampai jam 1. Kami juga masih menunggu informasi dari Polres Tangerang dan Kota,” kata Amsyah.


Editor : Maria Christina